Kamis, 11 September 2008

HIGH QUALITY JOMBLO




Assalamu'alaikum wr.wb



alhamdulillah dapat ilmu lagi dan rasanya saya sudah g' tahan untuk membagi ilmu yang saya dapat,walau hanya sedikit ini


waktu saya nulis ini saya baru selesai ikut ta'lim akhwat KAMMI tadi pagi.

isinya kurang lebih gini:

ingin hati memeluk gunung,apa daya gunungnya meletus,he....3x

ya emang pepatah lama sech,tapi syarat akan makna,

pengennya sech married as soon aspossible tapi belum bisa terwujud,jadi ngejomblodech !!!

g' usah minder,coz jomblo bukanlah perbuatan dosa,bukan juga perbuatan tercela,bukan pula seebuah aib.yakni belum ketemu ma jodohnya,asal bukan pilihan hidup aja.nah...justru saat jomblo inilah manfaatin waktumu untuk meningkatkan kualitas diri,truz....gimana caranya????

ambil nafas dalam2,duduklah serileks mungkin agar ilmu yang di dapatpun maksimal,asal jangan ketiduran aja,he...3x

jangan canda aja yuk kita mulai,siap...go...

1.tegakkanlah kepala & trima kenyataan


jangan marah & terhina saat kita di tinggal nikah sama temen2 kita/malah adik2 kita,nyantai aja,terlebih lagi ketika jika yang menikah adalah orang yang kita kasihi.meski sakit hati terasa tapi bersabar adalah lebih mulia dan itu adalah bagian dari ujian kehidupan


2.jadikan masa jomblo sebagai golden moment


ada beberapa hal yang berharga di saat kita jomblo,yakni:


#.punya banyak kesempatan


selagi jomblo optimalkan waktu kita untuk banyak berkarya,coz belum punya banyak tangungan


#.perbanyak ilmu


so pasti itu,janagn habiskan waktumu cuma untuk bengong,ngelamun,maen2,apalagi males2an


#.perbanyak aktivitas


coba banyangin orang yang udah nikah,palagi yang da punya anak,wah....pasti aktifatasnya seabrek,so...qt yang belum banyak tanggungan ini manggak atuh perbanyak aktifitas


#.banyak ibadah


mumpung masih lajang,monggo perbayak ibadah.bukan berarti setekah nikah ibadah kita jadi tersumbat,but...inikan bicara soal peluang yang ada,para jomblo amat banyak peluangnya


#.jadikan sebagai masa penggodokan diri


mateng donk,bukan itu,maksudnyajadikan masa jomblo sebagai masa membina diri dengan ilmu sebanyak mungkin,baik yang berhubungan dengan urusan pernikahan maupun ilmu umum lainnya


#.tetep cool


nikah itu kudu di itung pengsewu kata orang jawa,jangan grusa - grusu,palagi cuma karena di panas2in jadi pengan cepet nikah,he...3x lucu kali


cuekin aja komentar orang yang bisa bikin kupingmu panas,"klo gue adem,kenapa elu yang panas",


#.jaga imej


seorang jomblo yang berkualitas tinggi adalah yang bertakwa pada ALLAH.dia menjaga sikap dan kesucian dirinya dari perbuatan yang haram


#.cari dukungan


dari pada larut dalam kesedihan mending cari temen2 yang mendukung kitauntuk bangkit maju,carilah temen yang bisa membuat hidup jadi lebih hidup


#.jangan merasa tersisih


PD aja kale....,buktikan jomblo juga bisa hidup sehat dan normal,jadikan jomblo itu ajang melatih kemandirian kita,bahwa kita g' bergantung pada orang laen


#.jangan menggoda diri sendiri


naluri cinta kasih adalah fitrah manusia,tapi jangan menggoda diri sendiri dengan hal2 yang dapat membangkitkan naluri tadi.kasih makan panca indra kita dengan makanan rohani,mata,lidah dengan dzikir,telinga dengan tausyiah,maka hti bakalan tumakninah dan jauh dari gelisah


#.terbuka untuk cinta


bila pernah kehilangan seseorang atau mantan inceran,maka kita harus siap menerima yang laen,jangan setelah di tinggal truz kita bernadzar g' bakalan nikah dan sebagainya,hi....serem banget


nah.....demikian tadi sedikit ilmu yang saya dapat dari kajian ta'lim akhwat KAMMI,semoga bermanfaat,amin.......




2 komentar:

Tarbawia mengatakan...

Subhaanallah...
Meski sudah tidak jomblo (alhamdulillah) ana dapat pelajaran berharga hari ini, dari tulisan ini. Ah.. andai setiap kader KAMMI mau menjadi penulis dan meneguhkan kekuatan dakwah penanya... Kita bahkan sering kehilangan momentum (atau 'celah sejarah' kata anis matta) disebabkan tidak pandai menulis. Bukankah reformasi adalah buah dari gerakan kita. tapi kita tak pandai menuliskan sejarah kita sendiri sehingga kini reformasi seakan menjadi milik orang lain, orang yang lebih pandai menulis dari pada kita. Padahal apa yang kita ucapkan akan segera dilupakan orang, dan apa yang kita tulis itulah yang akan 'abadi'

Anonim mengatakan...

Alahamdulillah.....ternyata Ukhtiy nyataen pendaat mengenai hal ini....padahal udah lama tak tunggu lho....gma sih pendapat seorang MUSLIMAH sejati menanggapi hal yang sulit dihindari dari kalangan anak muda....tapi Ukhtiy malah memberi solusi ats semua itu...ya...moga aja yang baca terima aja dengan yang Ukhtiy tulis.....